Tugas Jaringan Komputer pertemuan 5
Nama : Novi Daniasih
Kelas : 12.3A.35
Jurusan : Sistem Informasi
Macam macam Topologi Jaringan
Kelas : 12.3A.35
Jurusan : Sistem Informasi
Macam macam Topologi Jaringan Komputer Beserta Gambarnya
Macam macam Topologi Jaringan
Berbagai komputer terdapat banyak sekali macam macam topologi jaringan,
kali ini kita akan membahas secara tuntas berbagai jaringan komputer dan
berbagai kelemahan dan kelebihan yang dimilikinya.
1. Topologi Jaringan
Ring
Topologi ring atau topologi cincin adalah Topologi jaringan yang
rangkaiannya berupa titik yang mana masing-masing titik bagian kanan dan
kirinya terhubung ke dua titik lainnya sampai ke komputer yang pertama dan
akhirnya membentuk cincin atau lingkaran.
Titik yang ada pada topologi cincin tersebut berfungsi memperkuat sinyal di
setiap rangkaiannya atau sebagai repeater. Cara kerjanya yaitu: komputer 1
berencana mengirim file ke komputer 4 ? supaya terkirim maka file harus
melewati komputer 2 dan 3? baru kemudian komputer 4 menerima file tersebut.
Dengan metode seperti itu, sinyal dan aliran data tetap akan stabil. Arah
aliran datanya bisa searah jarum jam atau berlawan dengan jarum jam, tergantung
dengan kebutuhan.
Kelebihan dan
Kekurangan Topologi Ring
Kelebihan:
1. Mudah dalam perancangan
dan pembuatan
2. performa sinyal dan
aliran data stabil, bahkan lebih baik dari topologi bus, meskipun mengalirkan
data yang berat
3. Jika terjadi masalah,
mudah untuk dilakukan konfigurasi ulang atau pemasang baru
4. Hemat dalam penggunaan
kabel
5. Hemat dalam biaya
Kekurangan:
1. Jika ada satu komputer
yang eror, maka keseluruhan jaringan juga akan ikut eror, solusinya adalah
dengan penggunaan topologi ring ganda
2. Performa aliran lalu
lintas data bergantung pada jumlah komputer pada jaringan tersebut
2. Topologi Bus
Topologi bus adalah jaringan yang hanya memakai satu kabel (coaxial) untuk
media transmisi dan kabel tersebut sebagai pusat bagi seluruh server yang
terhubung. Masing-masing komputer dihubungkan ke kabel utama dengan menggunakan
konektor BNC, lalu diakhiri dengan terminator apabila Konektor BNC sudah
terhubung dengan kabel Coaxial.
Kelebihan dan
Kekurangan Jaringan Bus
Kelebihan:
1. Lumayan sederhana
2. Apabila ingin menambah
server baru lumayan mudah, karena pemasangan tidak memutus keseluruhan jaringan
sehingga tidak mengganggu server yang lain
3. Hemat dalam penggunaan
kabel dan biaya karena cuma menggunakan satu kabel utama
Kekurangan:
1. Bila kabel utama
mengalami gangguan, maka semua jaringan juga mengalami gangguan
2. Jalur lalu lintas
lumayan padat karena bolak-balik
3. Apabila jarak jauh
diperlukan repeater
4. Susah melacak tempat
trouble
5. Jika komputer banyak
yang terhubung maka performa sinyal dan lalu lintas akan menurun
3. Topologi Star
Topologi star merupakan bentuk jaringan yang mana terdapat satu penghubung
(Hub/Switch) sebagai pusat dan setiap komputer terhubung ke penghubung
tersebut. Hub/Switch ini posisinya ada di central dan berfungsi untuk
menghubungkan satu komputer ke setiap komputer yang terhubung dan juga
menghubungkan komputer ke File Server.
Cara kerjanya yaitu apabila komputer berkirim data antara satu dengan yang
lainnya maka data tersebut harus mengalir ke Hub/Switch terlebih dahulu baru
kemudian menuju ke komputer yang dituju.
Kelebihan dan
Kelemahan Topologi Star
Kelebihan:
1. Tingkat keamanan
tergolong tinggi
2. Mudahnya dalam
penambahan komputer baru yang ingin disambungkan
3. Apabila ada yang eror
mudah untuk dideteksi
4. Paling fleksibel
diantara topologi jaringan yang lainnya
5. Kemudahan dalam
mengontrol karena sistemnya yang terpusat
Kekurangan:
1. Apabila Hub/Switch rusak
maka keseluruhan jaringan juga rusak
2. Lumayan boros dalam
penggunaan kabel
3. Hub sangat sensitif,
karena dia sebagai tempat central bagi jaringan
4. Tergantung spesifikasi
Hubnya, apabila rendah maka performa sistem jaringan juga rendah
5. Biaya lebih mahal
4. Topologi Mesh
Topologi Mesh atau mudahnya dinamai topologi jala adalah bentuk topologi
jaringan yang mana semua Workstation bisa terhubung satu sama lain secara acak
atau tidak teratur.
Karena Workstation langsung terhubung dengan Workstation yang dituju maka
arus data bisa dilakukan dengan cepat tanpa harus melalui workstation lain.
Masing-masing Workstation setidaknya memiliki 2 jenis sambungan yaitu
pertama kabel yang terhubung dengan workstation lain dan terakhir terhubung
dengan File Server
Topologi jaringan jala cocoknya digunakan pada jaringan komputer yang kecil
bukan yang besar. Alasannya adalah selain karena sambungan antar workstation
yang berlebihan tetapi juga sangat sulit untuk mengendalikannya.
Kelebihan dan
Kekurangan Topologi Jaringan Mesh
Kelebihan:
1. Arus lalu lintas data
cepat diantara topologi jaringan yang lain karena memiliki jalur masing masing
2. Terjaminnya kapasitas
channel komunikasi
3. Jika ada ganggguan pada
satu koneksi jaringan, maka tidak mengganggu koneksi yang lain
4. Terjaminnya keamanan dan
privasi karena akses langsung dapat dilakukan antara dua komputer tanpa
melibatkan komputer yang lain
5. Kemudahan dalam
mengidentifikasi titik trouble
Kekurangan:
1. Biaya yang dikeluarkan
termasuk tinggi
2. Boros dalam pemakaian
kabel karena semua komputer atau Workstation seminimal-minimalnya memiliki dua
penghubung
3. Diperlukan ruangan yang
lumayan besar dalam membangun jaringan komputer tersebut
5. Topologi Jaringan
Tree
Topologi jaringan tree atau pohon merupakan topologi jaringan yang
bertingkat dan hierarki yang mana antar koneksi menggunakan Hub/Switch dan
masing-masing Hub terhubung dengan file server.
Topologi tree sebenarnya adalah kombinasi dari topologi star dan topologi
bus namun yang membedakannya adalah topologi tree ini terdapat banyak Hub di
dalam jaringannya dan sistemnya yang hierarki.
Kelebihan dan
Kekurangan Topologi Tree
Kelebihan:
1. Mudah untuk digunakan
dalam jaringan yang luas
2. Apabila ada gangguan
mudah untuk dideteksi
3. Kemudahan dan keunggulan
dalam manajemen data
4. Kemudahan dalam
pengelompokan workstation yang sejenis
Kekurangan:
1. Karena banyaknya
sambungan maka lalu lintas bisa dibilang lambat
2. Apabila hub eror, maka
komputer yang tersambung juga eror
3. Penggunaan biaya
tergolong besar
4. Penggunaan kabel
termasuk boros
5. Komputer tingkat tinggi
eror maka komputer tingkat rendah juga eror
6. Lalu lintas dan sinyal
tergolong lambat karena terbagi-bagi
6. Topologi Linier
Topologi linier bisa juga disebut dengan topologi bus yang beruntut. Kabel
utama terhubung dengan dengan setiap komputer dengan penyambung T, lalu pada
ujungnya dipasang terminator.
Untuk jenis sambungan yang digunakan adalah sambungan BNC (British Naval
Connector).
Berikut 3 jenis penyambung yang terdapat pada topologi linier:
1. BNC, penyambung ini
berfungsi untuk mempertemukan kabel komputer ke sambungan T
2. Sambungan T, berguna
untuk mempertemukan kabel komputer dengan kabel utama
3. Terminator, sebagai
pengakhir dari topologi bus
4. BNC Barrel konektor,
Untuk menyambung 2 kabel BNC.
Maksimal komputer yang bisa disambungkan adalah 5-7 buah saja.
Kelebihan dan
kekurangan Topologi Linier
Kelebihan:
1. Mudah dalam
pengembangannya
2. Hanya sedikit kabel yang
digunakan
3. Tidak ada kendali pusat
4. Tata peletakan kabel
lumayan sederhana
5. Terminator bisa
dikurangi atau ditambah tanpa mengganggu lalu lintas data.
Kekurangan
1. Sangat susah dalam
mendeteksi kesalahan yang terjadi
2. Lalu lintas data bisa
terbilang padat
3. keamanan dan privasi
kurang karena ada pihak ke tiga yang dilalui
4. Kecepatan lalu lintas
data sesuai dengan jumlah workstationnya, apabila banyak maka akan menurun
kecepatannnya
7. Topologi Hybrid
Topologi hibrid adalah topologi yang luas yang mana topologi tersebut
adalah gabungan dari 2 atau lebih jenis topologi yang lainnya. Topologi hybrid
tersebut memiliki semua ciri-ciri dan sifat dari jenis topologi yang ada di
dalamnya.
Pembuatan topologi hybrid tersebut bertujuan untuk memaksimalkan kelebihan
dari tiap-tiap jenis topologi dasar di dalamnya. Ketika jenis topologi dasar
terhubung dengan jenis topologi dasar yang beda jenis, maka tidak ada karakter
yang ditampilkan dari keduanya.
contohnya begini:
Topologi bintang digabungkan dengan topologi bintang maka masih topologi
bintang, sedangkan topologi bintang digabungkan dengan topologi bus maka sudah
bisa dikatakan sebagai topologi hibrida.
bintang?bintang=bintang
bintang?bus=hybrida
Kelebihan dan
Kekurangan Topologi Hybrida
Kelebihan:
1. Kelemahan dari
masing-masing topologi dasar dapat diatasi
2. Bisa diterapkan di
lingkungan jaringan yang berbeda, karena fleksibel dalam perancangannya
3. Kecepatan topologi
konsisten dan stabil
4. ketika jaringan satu ada
kerusajkan maka tidak mengganggu jaringan yang lainnya
5. Cocok dengan jaringan
yang berskala besar
6. Bisa mengurangi space
jaringan yang terbuang
Kekurangan:
1. Biayanya mahal karena
merupakan gabungan dari topologi yang lainnya
2. proses pemasangan dan
pengaturan cukup terbilang rumit
3. Manajemen jaringannya
sulit
4. Harus tersedia ruangan
yang luas karena penggunaan kabel yang banyak
5. Boros dalam penggunaan
kabel karena di setiap jaringan terdapat kabel
8. Topologi Peer to
Peer
Inilah topologi paling sederhana dan paling dasar dari semua topologi yang
ada. Jenis topologi ini hanya terdapat 2 komputer yang saling terhubung dengan
satu kabel saja.
Tujuan dari topologi Peer to Peer adalah supaya masing-masing komputer bisa
saling terhubung satu sama lain tanpa harus melalui server lain sehingga
masing-masing komputer tersebut bisa menjadi server sendiri.
Kelebihan Dan
Kekurangan Topologi Peer to Peer
Kelebihan:
1. Sangat hemat dalam
penggunaan kabel karena hanya satu kabel saja yang dipakai
2. Setiap komputer bisa
menjadi server
3. Proses pemasangan mudah
Kekurangan:
1. Dari segi keamanan
sangat rendah, karene tiap komputer tingkat keamanannya berbeda-beda
2. Sangat susah untuk
ditambahkan dengan komputer lain
3. karena tiap komputer
menjadi server maka apabila salah satu ada yang eror, maka untuk akses data ke
komputer yang eror tersebut juga terganggu
Demikian materi tentang macam macam topologi jaringan yang ada, semoga
bermanfaat.








Komentar
Posting Komentar